Switch Off the Light: 5

lihgt

A story by Soshinism

—–

RatingPG 17 (Violent and disturbing content.)

GenreRomance, Fantasy, Supernatural

Cast: Cho Kyuhyun. Choi Sooyoung. Choi Siwon. Choi Minho. And many others you’ll find along the way.

— Stranger in this lonely town. Save me from my emptiness. -Switch Off the Light —

Previous Chapters:

Chapter 1 | Chapter 2 | Chapter 3Chapter 4 |

—–

Sabtu. Hari yang sama sekali tidak ditunggu Sooyoung pun datang. Sejak tadi yang dilakukannya hanya berjalan berputar-putar di kamarnya, berharap lelaki itu tidak benar-benar datang, berharap ia bisa menghentikan waktu dan mempercepatnya hingga keesokan harinya, berharap sesuatu membuat Kyuhyun tidak jadi datang menjemputnya untuk sesuatu yang bernama kencan, date, atau apapun kau menyebutnya.

Dari dalam kamarnya ia mendengar Siwon dan Minho berbicara pada seseorang. Oh shit. Tak lama, suara Minho berteriak dapat diterima gendang telinganya, “Choi Sooyoung! Kyuhyun sudah datang!”

Entah mengapa, ia tiba-tiba merasa panik. Bagaimana jika aku terlihat tidak layak? Bagaimana jika aku menghancurkan hari ini? Bagaimana ji–, “Eyy, Choi Sooyoung! Apa yang kau pikirkan?! This is not you!” rutuknya pada dirinya sendiri setelah sadar ia memikirkan yang tidak-tidak.

Pintu kamarnya terdengar diketuk dan Minho kembali memanggilnya, kali ini lebih pelan dari yang sebelumnya. “Sooyoung-ah, keluarlah.” Dengan terus menahan wajahnya untuk berubah menjadi sangat merah semerah tomat, perlahan ia membuka pintu itu dengan menutup wajahnya. Minho hanya bisa tertawa kecil dan menarik tangan adiknya itu untuk menemui Kyuhyun yang ada di ruang tamu. Ia bisa merasakan langkahnya amat berat dan lama sebelum suara Kyuhyun yang penuh kegembiraan dan antusiasme terdengar.

“Oh? Sooyoung-ah, annyeong,” dan hanya mendapatkan sebuah senyum dan anggukan kecil sebagai balasan dari wanita yang dipanggil itu.

Continue reading “Switch Off the Light: 5”

Advertisements

Elixir: No. 5

elixir

A story by Soshinism

—–

RatingPG 15

GenreRomance, Action

Cast: Cho Kyuhyun. Choi Sooyoung. And I don’t know who else, you’ll find it anyway.

—–

Previous chapters:

No. 1 | No. 2 | No. 3No. 4 

—–

— The loneliest moment in someone’s life is when they are watching their whole world fall apart, and all they can do is stare blankly.” -Elixir —

Sooyoung bangun dari tidur lelapnya karena suara beberapa orang yang nampaknya sedang beradu argumen terdengar telinganya, cukup keras sampai mampu membangunkan seorang Sooyoung yang, kalau tubuhnya sedang lelah sekali, bisa tidur sampai tak memedulikan dunia sekitar. Wanita itu mengangkat tubuhnya, menyingkap selimut mahal berwarna keemasan pucat dari atas tubuhnya, keluar dari kamarnya dan berjalan menuju dapur. Ketika ia sudah menemukan yang dicarinya –segelas air putih dan french toast yang masih hangat, entah milik siapa, di atas meja makan–, ia melanjutkan jalannya menuju sumber suara yang tadi didengarnya. Kakinya sampai di ambang pintu belakang rumahnya yang menuju taman luas dan menemukan Changmin sedang berbicara pada seorang tukang kebun. Ia mendengar kakaknya itu terus keras kepala ingin melakukan pekerjaannya sendiri, mencabuti hama di beberapa tanaman bunga favoritnya, sementara sang tukang kebun juga bersikeras dengan pendiriannya untuk tidak memberikan pekerjaannya pada tuannya itu karena akan kena marah oleh kepala pelayan. Hingga akhirnya sang tukang kebun menyerah.

Hyung, you can’t talk like that to him,” tukas Sooyoung tanpa menyadari dirinya sudah berada di dekat kedua orang itu. Sang tukang kebun membungkuk sedikit untuk menghormati Sooyoung dan dibalas balik oleh wanita itu.

“Heh, says someone who didn’t want to live here and chose to live in a small dungeon,” balas Changmin, nada bicaranya penuh sindiran dan mengejek sang adik. Sooyoung memukul pelan lengan kekar lelaki itu dan keduanya tertawa. Ia kemudian mengikuti Changmin mencabuti rumput-rumput yang menjadi hama dan meminta sang tukang kebun untuk meninggalkan keduanya sendirian untuk beberapa saat.

What? Wae? Mengapa kau suruh dia pergi? Kau akan mulai memberikanku beribu alasan dan menceritakan mengapa kau bisa di kantor polisi dan hampir masuk penjara semalam?”

Continue reading “Elixir: No. 5”

Elixir: No. 4

elixir

A story by Soshinism

—–

RatingPG 15

GenreRomance, Action

Cast: Cho Kyuhyun. Choi Sooyoung. And I don’t know who else, you’ll find it anyway.

—–

Previous chapters:

No. 1 | No. 2 | No. 3

—–

— As the girl walks behind you with her longing heart, you bury her in the biggest flower bouquet she ever received.” -Elixir —

 

Ladies and gentlemen, welcome to Incheon International Airport. Local time is a quarter past three in the afternoon. For your safety and comfort, please remain seated with your seat belt fastened until The Captain turns off the fasten seat belt sign. This will indicate that we have parked at the gate and that it is safe for you to move about. Please check around your seat for any personal belongings you may have brought on board with you and please use caution when opening the overhead bins, as heavy articles may have shifted around during the flight,” pengumuman dari pramugari di dalam pesawat masih berlanjut sampai beberapa menit kemudian diikuti riuhnya suasana di dalam pesawat tanda para penumpan siap untuk turun.

Seorang lelaki dengan perawakan yang cukup tinggi membuka kompartemen di atas tempat duduknya dan mengambil tas punggungnya. Ia kemudian kembali meletakkan tubuh di kursinya sampai pesawat benar-benar berhenti dan penumpang dipersilakan keluar. Dihirupnya udara segar kota kelahirannya itu setelah keluar dari pesawat. Kakinya melangkah dengan tegas membelah lautan manusia yang sepertinya sedang menunggu idol mereka di bandara itu. Ia memutar kepala ke kanan, kiri, depan, belakang, untuk mencari seseorang namun seseorang itu tak juga ditemukannya.

Matanya kemudian dengan cekatan menangkap ada sebuah kafe baru di bandara yang sudah dua tahun tidak ia kunjungi itu. Waktu menunjukkan pukul empat sore ketika ia memutuskan untuk masuk ke kafe itu sembari menunggu seseorang yang seharusnya menjemputnya sore itu. Ponsel berwarna hitam miliknya ia keluarkan dan ia coba untuk menghubungi penjemputnya, namun tidak ada hasil. Bahkan yang didapatnya adalah sebuah pemberitahuan bahwa ponsel yang diteleponnya itu dalam keadaan mati. Lelaki itu mengerutkan kening. Bingung. Tidak biasanya seseorang itu membiarkan ponselnya dalam keadaan mati apalagi seharusnya ia akan menjemput sang lelaki di bandara. Lelaki itu kembali mencoba untuk menelepon seseorang tadi beberapa kali dalam selang waktu sekitar lima-sepuluh menit, tapi tetap tidak ada jawaban, dan ponsel di seberang masih mati. Akhirnya ia putuskan untuk menaiki taksi yang tersedia di bandara dan tidak memedulikan seberapa mahal biaya yang harus dikeluarkannya karena menaiki taksi dari Incheon ke Gangnam.

Continue reading “Elixir: No. 4”

Switch Off the Light: 4

lihgt

A story by Soshinism

—–

RatingPG 17 (Violent and disturbing content.)

GenreRomance, Fantasy, Supernatural

Cast: Cho Kyuhyun. Choi Sooyoung. Choi Siwon. Choi Minho. And many others you’ll find along the way.

— Stranger in this lonely town. Save me from my emptiness. -Switch Off the Light —

Previous Chapters:

Chapter 1 | Chapter 2 | Chapter 3

—–

“Choi Sooyoung!!!” Sooyoung menutup telinga dengan kedua tangannya ketika mendengar teriakan seseorang yang sangat ia kenal itu memekikkan indera pendengarannya. Ia membalikkan badan dan menemukan Yoona berlari-lari kecil di tengah kerumunan manusia di lorong sekolah dan memukul kepala Sooyoung ketika sampai pada tujuannya.

“Ouch! What was that for?” Dan bukannya mendapat jawaban dari sahabatnya, ia malah mendapat tatapan tajam mengerikan dari Yoona sebelum wanita itu menariknya ke kafetaria dan duduk di salah satu bangku yang masih kosong. Ia memang baru bertemu Sooyoung sejak kelas pertama dimulai –pagi itu, mereka tidak memiliki kelas bersama. Setelah berhasil menempatkan dirinya, sebuah pukulan kembali dilayangkan Yoona, kali ini pada lengan Sooyoung ketika ia lengah dan sedang tak memperhatikan dirinya.

Yya! Kau ingin mati?!” ujarnya kesal karena wanita itu tidak berbicara padanya dan hanya memberinya pukulan-pukulan sejak tadi.

Continue reading “Switch Off the Light: 4”

Sound of My Dreams [Epilogue]

dream

A story by Soshinism

—–

RatingPG 13

GenreRomance, Psychological, Fantasy

Cast: Cho Kyuhyun. Choi Sooyoung. Choi Minho. And many others you’ll find along the way.

Yes, this is not an actual epilogue. Well, you can say it is, tapi isinya tentang background story dari dua protagonis kita. Haha, hope you enjoy it!

Please do not read this if you haven’t read the previous chapters! Haha joking. It’s up to you whether you’d want to read the first chapters first or this one first, but I STRONGLY suggest you to read these parts first, here goes:

[1 of 3] | [2 of 3] | [3 of 3]

—–

8 years ago.

Saat itu pukul delapan malam dan langit sudah menggelap, makin gelap dari biasanya. Awan-awan yang siap menurunkan hujan terlihat jelas meski juga segelap sekitarnya, menutupi sang bulan yang berusaha memberikan cahaya pada penduduk bumi. Satu rintik, dua, tiga, dan ribuan air selanjutnya turun begitu saja. Membasahi tanah yang kering, atap-atap rumah yang sudah beberapa hari ini belum bisa mengeringkan diri karena curah hujan yang tinggi.

Seorang gadis tersenyum lebar ketika matanya menangkap air-air itu terus turun tanpa ampun. Diambilnya hoodie biru tua miliknya yang ada di kursi kerja milik ayahnya. Dia hampir-hampir seperti berlari keluar dari ruangan serba putih dan abu-abu itu, ruangan berbau obat yang menjadi rumah keduanya. Ruang kerja milik ayahnya yang berada di sebuah rumah sakit di kota tempatnya tinggal.

Sebelum benar-benar keluar, dia memiringkan kepala ke belakang untuk melihat sebuah papan nama yang terpancang di atas meja ayahnya itu, tersenyum beberapa detik menyadari betapa bangganya dia memiliki seorang ayah yang bekerja untuk menolong orang lain.

Continue reading “Sound of My Dreams [Epilogue]”

Sound of My Dreams [3 – end]

dream

A story by Soshinism

—–

RatingPG 13

GenreRomance, Psychological, Fantasy

Cast: Cho Kyuhyun. Choi Sooyoung. Choi Minho. And many others you’ll find along the way.

Playlist wajib buat chapter ini! Click here and here! Play on repeat ya, because this song is really really beautiful I think I might gonna cry in fetal position lol.

—–

3 months later.

“Hey…”

Dia tersenyum lembut di balik kaca sebelum membalas panggilanku untuknya. Rambutnya masih seperti di awal saat aku bertemu dengannya, hanya saja, kali ini lebih panjang, sudah hampir mencapai bahunya. Bajunya masih seperti pertama kali aku bertemu dengannya, hanya saja, kini sudah tak serapi dulu. Garis-garis kusut terlihat di setiap jengkal kainnya. Wajahnya masih menawan seperti pertama kali aku melihat wajahnya, hanya saja, sekarang dia terlihat lebih lelah. Sangat lelah. Kulitnya lebih pucat dari sebelumnya. Lingkaran hitam nampak malu-malu muncul di bawah matanya.

Tanganku menemukan jalannya ke kaca, ke arah wajahnya, seperti menggambar bentuk tiap ornamen wajahnya di kaca itu.

Ya Tuhan, aku ingin sekali memeluknya.

“Apa yang terjadi padamu?”

Dia menundukkan kepala sembari mengusir beberapa helai rambut yang mengganggu di wajahnya sebelum menatapku lagi. Matanya mulai berair dan kesedihan terpancar dari wajahnya.

“Aku tidak tahu, Kyuhyun… Kurasa aku semakin melemah. Udara di dalam kotak ini semakin sedikit. Tubuhku tidak mampu lagi bertahan… sepertinya.”

“Huh? Maldo andwae!”

Continue reading “Sound of My Dreams [3 – end]”

Switch Off the Light: 3

lihgt

A story by Soshinism

—–

RatingPG 17 (Violent and disturbing content.)

GenreRomance, Fantasy, Supernatural

Cast: Cho Kyuhyun. Choi Sooyoung. Choi Siwon. Choi Minho. And many others you’ll find along the way.

—–

— If I spilled my guts, the world would never look at you the same way. And now I’m here to give you all of my love, so I can watch your face as I take it all away.” -Switch Off the Light —

 

Saat itu jam menunjukkan pukul dua belas siang lebih beberapa menit dan kafetaria mulai dipenuhi murid-murid yang kelaparan. Ada yang langsung memosisikan tubuhnya dalam antrean untuk mendapatkan makanan dari sekolah, ada yang membawa dari rumah sendiri, dan ada pula yang hanya membeli satu-dua gelas milkshake atau jus jeruk kemudian menghabiskan waktu istirahat dengan bersantai.

Pintu kafetaria terbuka lebar, menampkakkan Kyuhyun dan Donghae dengan jaket tim football sekolah –ya, meski ketua geng, ia juga ikut dalam tim football sekolah. Keduanya mengambil posisi di sisi kanan kafetaria sambil membawa kotak minuman milik masing-masing yang diambil dari vending machine di kafetaria. Murid-murid penggemar Kyuhyun saling berbisik satu sama lain ketika menyadari ada yang aneh dari lelaki itu hari ini –ia tidak bersama teman-teman satu gengnya yang lain dan hanya bersama Donghae.

Maklum saja, dari semalam, ada sesuatu yang mengganggu pikiran Kyuhyun. Kali ini saja, pandangannya melayang entah ke mana, tidak seperti biasanya yang penuh keyakinan atas dirinya sendiri. Bahkan tersenyum untuk membalas panggilan para penggemarnya saja tidak.

Ia kembali pada fokusnya ketika Donghae menyenggol sikunya dan memberinya pertanda untuk melihat seseorang yang ada pada jarak beberapa meja di sebelah kirinya. Tempo napasnya mulai berubah cepat ketika menyadari siapa yang dimaksud Donghae. Dan tanpa pikir panjang, ia berdiri dari duduknya, berjalan dengan langkah-langkah tegas menuju seseorang yang sudah memenuhi pikirannya sejak beberapa hari yang lalu.

Continue reading “Switch Off the Light: 3”

Sound of My Dreams [2]

dream

A story by Soshinism

—–

RatingPG 13

GenreRomance, Psychological, Fantasy

Cast: Cho Kyuhyun. Choi Sooyoung. Choi Minho. And many others you’ll find along the way.

—–

Seseorang benar-benar melaksanakan apa yang dikatakannya pagi buta tadi. Kakak perempuanku belum pulang dan rumahku masih gelap, kecuali beberapa bagian yang dinyalakan asisten rumah tangga kami yang aku tidak tahu namanya, kalau tidak salah marganya Lee. Tanpa sadar aku menempatkan diri di depan lemari pendingin, mencari steak ayam yang disebut-sebut Ahra dalam catatan kecilnya, kemudian memanaskannya dalam microwave.

Bunyi ding memenuhi ruangan setelah beberapa menit dan kuhabiskan makanan itu dengan lahap. Aku tidak bisa menolak kebenaran bahwa isi perutku meronta minta diberi nutrisi setelah Minho mampu membuatku bertahan lebih lama di sekolah, membantunya mengerjakan satu tugas dan mengerjakan perintah seorang guru untuk menyortir sebuah berkas yang aku tak terlalu paham apa isinya.

Piring kotor kemudian menemukan jalannya pada mesin pencuci piring dan aku pada kamarku. Kuputuskan untuk langsung berpetualang ke dalam mimpi lagi akibat lelah yang melanda.

***

Mataku terbuka karena merasakan tekanan yang luar biasa. Kelopak mataku menyipit lagi ketika menyadari aku berada di sebuah ruangan berwarna putih. Semuanya putih. Tanpa apapun di dalamnya. Tidak-tidak, ini tidak bisa disebut ruangan, aku tidak bisa melihat ujung dari tempat ini. Yang kulihat hanya putih, itu saja. Aku bahkan tidak mengerti kedua kaki milikku sedang menginjak bidang di bawah atau tidak.

Lamat-lamat ada sesuatu yang terbuka di depan mataku, seperti ada sekumpulan kabut yang membuka diri mereka dan memberikan jalan pada indera penglihatanku untuk melihat lebih jelas apa yang ada di hadapanku. Huh? Ada seseorang lain di sini?

“Chogi…” ujarku mencoba memanggilnya.

Seseorang itu terlihat sedang tidur. Dalam sebuah kotak yang terbuat dari kaca jernih. Tubuhnya yang ramping menempel pada sisi kaca bagian kanan, dia tidur dalam posisi duduk. Aku tidak ingin mengganggunya, tapi aku terlalu penasaran untuk tidak melakukan hal itu. Belum lagi, ditambah fakta bahwa sepertinya hanya ada aku dan dirinya di ruang kosong itu. Continue reading “Sound of My Dreams [2]”

Sound of My Dreams: [1]

dream

A story by Soshinism

—–

RatingPG 13

GenreRomance, Psychological, Fantasy

Cast: Cho Kyuhyun. Choi Sooyoung. Choi Minho. And many others you’ll find along the way.

—–

“Hey, Cho Kyuhyun-ssi! Cho Kyuhyun-ssi! Tetaplah bersamaku! Kau akan baik-baik saja!”

Ada seseorang yang berteriak tepat di depan mataku dan kurasakan beberapa cipratan air dari mulutnya. Kurasa aku sedang didorongnya di atas sebuah kasur. Sepertinya dia adalah seorang dokter. Kepalaku terasa pening luar biasa dan perutku benar-benar tidak enak. Rasanya aku ingin mati saja –kalau dokter yang membawaku ini tidak kembali meneriakiku tepat di wajah dan menciprati wajahku dengan air-air suci miliknya.

“Apa yang terjadi?”

Tidak ada jawaban. Apakah suaraku kurang terdengar olehnya? Atau dia yang tidak memperhatikanku sedang berbicara dengannya? Ah, benar. Dia kembali melihat ke arahku ketika kurasa tubuhku telah berhenti didorong. “Kau mau mengatakan sesuatu, Cho Kyuhyun-ssi?” tanyanya. Benar kan, dia tidak dengar apa yang kukatakan.

“Apa yang terjadi?” ulangku lebih keras kali ini.

Dokter menjelaskan dengan mulai mengatakan soal tiga preman, pistol, dan terowongan di sebuah jalan dekat tempatku menemba ilmu. Tapi kemudian suaranya mulai menghilang dan mataku perlahan terpejam. Dalam gelap, tiba-tiba aku teringat sesuatu. Aku ingat sedang terbaring di atas salju, butiran-butiran kecil kehangatan yang pelan-pelan menjadi dingin, dikelilingi oleh beberapa lelaki yang sepertinya tidak hanya tiga. Es berkilauan di jaket penahan dingin mereka yang kemudian berjatuhan di atas dadaku ketika mereka menendangi perutku, kaki, kepala. Aku ingin sekali melihat apa yang terjadi pada ketiga bagian tubuhku itu, tapi aku mulai melemah –atau setidaknya itu yang kurasakan.

Continue reading “Sound of My Dreams: [1]”

Switch Off the Light: 2

lihgt

A story by Soshinism

—–

RatingPG 17 (Violent and disturbing content.)

GenreRomance, Fantasy, Supernatural

Cast: Cho Kyuhyun. Choi Sooyoung. Choi Siwon. Choi Minho. And many others you’ll find along the way.

—–

— If I spilled my guts, the world would never look at you the same way. And now I’m here to give you all of my love, so I can watch your face as I take it all away.” -Switch Off the Light —

 

Suara yang dihasilkan dari ranting dan dedaunan pohon saling bergesekan membuat suasana tambah kelam malam itu. Angin terus berhembus membawa rintik-rintik kecil air hujan yang masih turun sejak tadi tapi tidak membesarkan volumenya. Sooyoung melirik Minho dari ujung matanya seakan bertanya apa yang harus mereka lakukan saat itu.

Well, well, well. Who do we have here? Ah, the gorgeous Choi Siblings,” ujar seorang lelaki dengan suara beratnya. Ia muncul tiba-tiba dari balik barisan pohon di hutan dengan senyumannya yang penuh dengan ancaman. Di sisi kanan dan kirinya ada seorang lelaki dan wanita yang perlahan juga muncul dari balik tubuh lelaki itu.

Mengumpulkan seluruh keberanian dalam dirinya, Minho membalas kalimat lelaki itu, “Apa yang kau lakukan di sini, Yunho-ssi?”

Continue reading “Switch Off the Light: 2”